Sabtu, 17 Maret 2012

NERACA

Neraca adalah alat ukur yang digunakan untuk mengukur massa / berat suatu benda.

Prinsip kerja neraca ada 4 macam:

a. prinsip kesetimbangan gaya gravitasi

contohnya : neraca sama lengan

b. prinsip kesetimbangan momen gaya

contohnya: neraca dacin

c. prinsip kesetimbangan gaya elastis dengan gaya gravitasi

contohnya : neraca pegas

d. prinsip inersia/kelembaman.

Neraca Manual

Neraca Elektrik

Memiliki daun timbang

Tidak memiliki daun timbang

Perlu anak timbang

Tidak perlu anak timbang

Dalam satuan milligram dan gram

Dalam satuan gram

A. NERACA 3 LENGAN

Neraca 3 lengan adalah salah satu alat ukur massa yang paling banyak ditemui di labolatorium. Neraca ini berguna untuk mengukur massa benda atau logam dalam praktek laboratorium. Kapasitas beban yang ditimbang dengan menggunakan neraca ini adalah 311 gram. Batas ketelitian neraca Ohauss yaitu 0,1 gram.Pada umumnya neraca 3 lengan (sering disebut sebagai neraca Ohause) memiliki batas ukur hingga 600 gram.

Neraca 3 lengan terdiri atas :

a. Penyangga beban yang digunakan untuk menempatkan benda yang akan diukur.

b. Lengan neraca yang terdiri atas 3 lengan yaitu

1. lengan paling belakang yang memiliki skala dari 0-100gram dengan jarak antar skala 10 gram.

2. Lengan yang terletak di tengah-tengah yang memiliki skala dari 0-500 gram dengan jarak antar skala adalah 100 gram.

3. lengan paling depan yang memiliki skala dari 0-10 dengan jarak antar skala 0,1 gram.

c. Pemberat (anting) yang diletakkan pada masing-masing lengan yang dapat digeser-geser dan sebagai penunjuk hasil pengukuran.

d. Titik 0, yang digunakan untuk menentukan titik kesetimbangan.

Skala terkecil dari neraca tersebut adalah 0,1 gram (yaitu jarak antar skala pada lengan yang paling depan). Ketelitian dari neraca adalah setengah dari skala terkecil. Jadi ketelitian neraca adalah :

Dx = ½ x 0,1 gram = 0,05 gram.

Dengan ketelitian 0,05 gram, maka neraca 3 lengan dapat dipergunakan untuk mengukur massa sebuah benda dengan lebih teliti (akurat).

Untuk mengukur massa suatu benda dengan menggunakan neraca 3 lengan dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut :

a. Siapkan benda yang massanya mau diukur, kemudian tempatkan benda tersebut diatas penyangga beban (bagian neraca untuk menempatkan benda yang akan diukur).

b. Geser anting (pemberat) pada masing-masing lengan dimulai dari pemberat paling besar hingga pemberat paling kecil sedemikian sehingga lengan neraca dalam keadaan setimbang (horizontal) yang ditandai dengan berimpitnya garis mendatar pada ujung lengan dengan titik 0 (nol).

c. Setelah posisi lengan setimbang, maka bacal hasil pengukuran.

B. NERACA TEKNIS MANUAL

Ada 2 jenis timbangan yang digunakan pada praktikum teknik dasar penggunaan timbangan manual, yaitu Harvard Trip dan Dial-o-gram.

  1. Cara kerja Harvard Trip:

1. Pastikan terlebih dahulu bahwa timbangan dalam keadaan keseimbangan dan jika belum, putarlah tombol “zero adjust knob” sampai jarum timbangan

2. Berada pada garis seimbang atau netral (sejajar dengan 0)

3. Letakkan bahan/benda yang ingin ditimbang pada sisi alas timbangan sebelah kiri.

4. Kemudian geserlah Poise Besar ke kanan dari notch ke notch sampai sisi alas timbangan yang sebelah kanan turun.

5. Lalu, kembalikan posisi Poise Besar ke notch sebelumnya. Maka sisi alas kanan timbangan akan naik lagi.

6. Geserlah Poise Kecil ke kanan sampai didapat keadaan keseimbangan.

7. Berat bahan/benda yang ditimbang dibaca secara hitungan gram yang ditunjukkan oleh Poise Besar dan Poise Kecil

  1. Cara kerja Dial-o-gram:

1. Pastikan terlebih dahulu bahwa timbangan dalam keadaan keseimbangan – jika belum, putar tombol “zero adjust knob” sampai jarum timbangan berada

2. Pada garis seimbang atau netral (sejajar 0)

3. Letakkan bahan/benda yang ingin ditimbang pada sisi alas timbangan sebelah kiri.

4. Putar tombol “vernier dial” sampai didapat keadaan keseimbangan.

5. Bacalah berat bahan/benda yang ditimbang pada “vernier dial

C. NERACA ANALITIK DIGITAL

Neraca diigital (neraca elektronik) di dalam penggunaanya sangat praktis, karena besar massa benda yang diukur langsung ditunjuk dan terbaca pada layarnya. Ketelitian neraca digital ini sampai dengan 0,001 gram.

Contohnya adalah timbangan digital model Sartorius.

Cara kerja :

1. Timbangan dihidupkan paling sedikit 5 menit sebelum digunakan.

2. Buka tutup timbangan lalu letakkan kertas diatas platform timbangan. Nulkan timbangan dengan menekan tombol “Tare” yang kiri atau kanan “0,00x”

3. Akan muncul di layarnya (weight display).

4. Gunakan sendok yang bersih dan tambahkan bahan kimia yang mau ditimbang pada kertas sampai jumlahnya sesuai dengan kebutuhan resepnya.

5. Bacalah hasilnya pada layar.

D. Syarat neraca analitis yang baik:

a. Neraca harus teliti, memberikan hasil sama pada penimbangan berturut-turut

b. Neraca harus stabil

c. Waktu getar tidak boleh terlalu panjang ataupun terlalu pendek

d. Neraca harus memiliki kepekaan tinggi, dengan ada penambahan 0,1 mg harus dapat memberikan perubahan

E. Hal yang perlu diperhatikan waktu menimbang:

a. Sebelum memulai menimbang bahan, neraca harus dalam keadaan datar air.

b. Persiapan pendahuluan alat-alat penimbangan, siapkan alat dan zat yang akan ditimbang, sendok, kaca arloji dan kertas isap.

c. Pemeriksaan pendahuluan terhadap neraca meliputi: periksa kebersihan neraca (terutama piring-piring neraca), kedataran dan kesetimbangan neraca.

d. Keadaan neraca harus dalam posisi nol (0)

e. Praktikan atau orang yang akan nenimbang harus dalam posisi duduk

f. Anak timbang harus lengkap beserta pinsetnya

g. Pada waktu menimbang, almari neraca harus dalam keadaan tertutup untuk mencegah aliran udara dari luas.

h. Penimbangan, dapat dilakukan setelah diperoleh keadaan setimbang pada neraca dan timbangan pada posisi nol, demikian pula setelah penimbangan selesai posisi timbangan dikembalikan seperti semula.

F. Penanganan Neraca

Kedudukan timbangan harus diatur dengan sekrup dan harus tepat horizontal dengan “Spirit level (waterpass) sewaktu-waktu timbangan bergerak, oleh karena itu, harus dicek lagi. Jika menggunakan timbangan elektronik, harus menunggu 30 menit untuk mengatur temperatur. Jika menggunakan timbangan yang sangat sensitif, anda hanya dapat bekerja pada batas temperatur yang ditetapkan. Timbangan harus terhindar dari gerakan (angin) sebelum menimbang angka “nol” harus dicek dan jika perlu lakukan koreksi. Setiap orang yang menggunakan timbangan harus merawatnya, sehingga timbangan tetap bersih dan terawat dengan baik. Jika tidak, sipemakai harus melaporkan kepada manajer lab. timbangan harus dikunci jika anda meninggalkan ruang kerja.

G. Kebersihan Neraca

Kebersihan timbangan harus dicek setiap kali selesai digunakan, bagian dan menimbang harus dibersihkan dengan menggunakan sikat, kain halus atau kertas (tissue) dan membersihkan timbangan secara keseluruhan timbangan harus dimatikan, kemudian piringan (pan) timbangan dapat diangkat dan seluruh timbangan dapat dibersihkan dengan menggunakan pembersih seperti deterjen yang lunak, campurkan air dan etanol/alkohol. Sesudah dibersihkan timbangan dihidupkan dan setelah dipanaskan, cek kembali dengan menggunakan anak timbangan.

LAMPIRAN

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar